Sulastri, Mahasiswi Fakultas Kedokterann Gigi Unsyiah, yang sukses akan Gorengannya
Sulastri, Mahasiswi
Fakultas Kedokterann Gigi Unsyiah, yang sukses akan Gorengannya
Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Hallo sahabat blogger,
selamat beraktivitas. Buat lelah mu menjadi lillah yaaaJ.
Nah,
blog kali ini saya ingin menceritakan perjuangan seorang kakak yang menjadi
salah satu idola saya muehehe. Jadi beliau ini bernama Sulastri Oktarin,
mahasiswi FKG Unsyiah 2013, sekarang tentunya
beliau sedang Ko Ass di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unsyiah. Jadi kenapa
saya tertarik untuk mengangkat cerita kakak ini? Alasannya ya karena saya salut
dengan beliau. Ditengah kesibukan kuliah yang padat, tapi beliau masih sempat
untuk membuat racikan demi racikan yang hasil akhirnya menjadi gorengan. Tapi
beliau tidak menjual semua jenis gorengan, beliau hanya menjual risol dan marni
(martabak mini). Nah jadi risol kak sulastri ini dikenal dengan sebutan “risolek” sesuai dengan panggilan saya
kebeliau ialah kak sulek (penggilan sayang loh hehe).
Awal
ketika masuk kuliah, tentunya kita akan mencari sesosok kakak letting atau
abang letting yang nantinya akan menjadi panutan kita untuk belajar dan
melakukan hal-hal postif tentunya di kampus. Jadi dulu ketika masih maba,
setiap jum’at di FKG itu ada kajian rutin islam UKM Simetris, nah dikala itu
saya bertemu dengan kak sulastri, beliau menyapa kami dengan baik tentunya. Dan
disitu saya respect dan tertarik dengan beliau. Hari demi hari berlalu, dan
kami pun semakin dekan dengan beliau, beliau beri masukkan, motivasi, dan saran
beliau. Sampai disuatu ketika kami mengetahui bahwa perjuangan kakak ini
sungguh luar biasa.
Salut
dan bangga dong saat kakak yang kita kenal dekat, memiliki suatu perjuangan
yang luar biasa. Jadi sebenarnya saya tahu mengenai perjuangan kakak ini
sekitar setahun yang lalu. Nah jadi salah satu perjuangan beliau yang membuat
saya tertarik untuk menceritakannya ialah berwirausaha. Ya kita ketahui
bahwasannya kita sebagai mahasiswa/i tentunya sibuk dengan aktivitas kampus
maupun diluar kampus, apalagi kuliah kesehatan yang jadwalnya masyaAllah sangat
padat. Tapi itulah yang harus mahasiswa/i kesehatan jalani, karena kita bukan
mengobati benda mati tapi yang kita selamatkan ialah benda hidup.
Dengan
kesibukan-kesibukan yang tiada henti, yang biasanya mahasiswa/i selalu
memanfaatkan waktu luang untuk istirahat, tetapi tidak untuk kakak ini. Beliau
memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat, yaitu dengan meracik bumbum
yang ia beli dipasar, hingga diolah menjadi makanan yang halal nan enak. Beliau
pernah berkata “hidup didunia itu tidak kenal dengan namanya istirahat jadi
lakukan setiap apa yang kamu lakukan dengan baik, ikhlas karena Allah, dan
lakukan hal-hal yang membawa mu istirahat kelak di akhirat dengan tenang tanpa
ada kegelisahan, karena akhirat mengenal namanya istirahat”. Nah itu salah satu
motivasi yang pernah beliau sampaikan.
Jadi
beliau ini berwirausaha gorengan khusunya risol dan marni (martabak mini).
Awalnya beliau hanya mencoba buat-buat karena emang salah satu hobby nya itu
masak. Jadi setiap beliau buat risol dan marni, beliau selalu tawari ke
kawan-kawan beliau. Dan itu enak!!!!. Semua teman beliau yang merasakannya
tertarik dengan risol dan marni beliau yang gurih dan lembut. Sampai suatu
ketika, salah satu teman beliau menyarankan untuk beliau berjualan risol dan marni.
Awalnya beliau ragu, tapi beliau percaya dan yakin, bismillah beliau bisa.
Akhirnya
beliau coba untuk berjualan dengan sistem PO (pre order). Masih pertama buka orderan saja sudah banyak yang
berminat, ya karena emang rasa nya itu sangat gurih dan teksturnya yang lembut.
Setelah beberapa kali jualan dan Alhamdulillah banyak yang berminat, beliau
bersyukur bisa membantu dan membahagiakan orang tua beliau dari hasil jualan
yang ia dapatkan. Dari hasil jualannya juga tak lupa ia sisipkan untuk orang
yang membutuhkan, sehingga rezeky itu terus bertambah. Jadi sekarang dagangan
beliau terkenal dikalangan mahsiswa khusunya FKG yaitu “risolek”. Saat ini, beliau hanya berwirausaha dengan sistem PO,
InsyaAllah dalam waktu dekat beliau akan membuka kios kecil untuk menjual
dagangannya yang lebih banyak lagi dan tentunya juga beliau ingin membantu
orang yang membutuhkan tenga kerja. Kita doain semoga usaha beliau terus
berkembang ya sobat J
Nah
jadi itu cerita singkat mengenai kakak
letting saya di FKG Unsyiah yang sukses berwirausaha. Jangan jadikan dirimu
patung yang hidup didunia ini, tapi jadikan lah dirimu manusia seutuhnya yang
terus bergerak dan mendapat ridho dari Allah SWT.
Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar