Resume Seminar Kewirausahaan
(RESUME
SEMINAR KEWIRAUSAHAAN) TALK SHOW A DIGITAL ENTREPRENEUR DAN 3 DAYA
ENTERPRENEURSHIP
PART
I
A
DIGITAL ENTERPRENEUR
By:
Mr. Sunil Taulani
Entrepreneur atau
pengusaha ialah seseorang yang sedang melakukan aktivitas berwirausaha yang
dapat dicirikan sebagai orang yang pandai dan berbakat dalam mengenali produk
baru, cara menentukan produksi baru, kreatif dalam menyusul manajemen operasi
dalam pengadaan produk yang baru, dalam hal memasarkannya, dan mengatur
permodalah dan keutungan dalam setiap transaksinya.
Kewirausahaan harus
memiliki tigal hal penting, antara lain:
1. Shift
Shift
yang artinya ialah perubahan atau pergeseran. Dunia kewirausahaan harus
mengikut perubahan atau pergeseran yang terjadi didunia. Seorang wirausaha
harus pandai dalam membaca situasi yang sedang hangat terjadi di sekitarnya. Karena
seorang wirausaha selalu melihat kesempatan yang ada. Umumnya di era
globalisasi ini, semua serba online apapun itu. Contohnya untuk zaman dahulu,
ketika kita hendak menggunakan jasa ojek, kita harus datang ke pangkalan ojek,
sedangkan realita sekarang, dengan memesan melalui aplikasi baik itu go-jek
atau pun grab, kita tidak perlu capai-capai lagi berjalan mendatanginya, kita
hanya menunggu dimana kita akan dijemput.
2. Entrepreneur
Entrepreneur
atau wirausaha adalah pelaku utama dalam pembangunan ekonomi dengan fungsinya
sebagai pelaku inovasi atau pencipta kreasi-kresu baru. Sehingga seorang
wiraswasta tidak dapat disama artikan dengan seorang wirausaha. Memenag seorang wiraswata berusaha sendiri,
tetapi memiliki visi pengembangan usaha, kreativitas, dan inovasi. Sebagai contoh,
seorang pengusaha pencuci kendaraan, dimana usahanya tidak berkembang dari
tahun ke tahun, maka ia disebut wiraswasta. Tetapi jika ia mampu mengembangkan
usaha pencuci kendaraan lebih besar dan modern, serta jaringan bertambah
banyak, maka ia disebut seorang wirausaha. Seorang wirausaha harus pandai
melihat keadaan dan kreatif dalam mengembangkan hal-hal baru. Sehingga sorang
wirausaha mampu menghancurkan keseimbangan pasar lama, kemudian menciptakan
keseimbangan pasar baru dengan mengambil keuntungan-keuntungan atas perubahan-perubahan
tersebut.
3. Industry
Industry
adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah
jadi menjadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan
keuntungan. Bidang usaha dalam industry dibagi menjadi 3, yaitu industry kecil,
industry menengah, dan industry besar.
·
Ciri-ciri industry kecil
-
Memiliki tenaga kerja kurang dari 10
orang
-
Biasanya merupakan industry rumah tangga
-
Jumlah modal yang diinvestasikan lebih
kecil
-
Peralatan dan teknologi yang digunakan relative
sederhana
-
Jumlah dan kualitas produksinya relative
rendah
·
Ciri-ciri industry menengah
-
Memiliki tenaga kerja 10-299 orang
-
Jumlah modal yang diinvestasikan cukup
besar
-
Peralatan yang digunakan untuk
pengolahan bahan baku lebih maju dann modern
-
Produk yang dihasilkan lebih banyak
dengan kualitas yang lebih baik
-
Kegiatan ndustri dilakukan di tempat
khusus (Pabrik)
·
Ciri-ciri industry besar
-
Tenaga kerja lebih dari 300 orang
-
Memiliki modal yang sangat besar
-
Menggunakan peralatan berupa mesin yang
modern
-
Barang yang dihasilkan jumlahnya banyak
dengan kualitas tinggi
-
Selain untuk memenuhi kebuthan domestic,
barang yang dihasilkan di orientasikan untuk komoditas ekspor
Menjadi
seorang pengusaha harus memiliki 2 hal yang mendasar, yaitu:
1.
Clarity
Sebagai
seorang wirausaha, harus memiliki fungsi dan tujuan dalam berwirausahawan. Karena
dengan adanya fungsi dan tujuan itu akan menjadi komitmen kita terhadap usaha
yang dijalani. Salah satu tujuan seorang wirausaha yaitu melakukan tindakan
dengan suatu gagasan dan merealisasikan gagasan tersebut menjadi kenyataan.
2.
Experience
Seorang
wirausahawan juga dituntut memiliki pengalaman yang baik dalam berwirausahawan.
Karena seorang wirausaha yang memiliki pengalaman akan mengerti apa yang
dibutuhkan dan apa yang akan ia berikan. Seseorang yang sudah memiliki
pengalaman, ia akan mengedepankan kenyamanan konsumen daripada kualitas maupun
harga dari produk yang ditawarkan. Tetapi mereka juga akan berusaha selain
kenyamanan konsumen, akan meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan.
Seorang wirausahawan
memiliki sebuah kunci kesuksesan yaitu “LUCK”
L : Lokasi
Sebagai seorang
wirausaha, lokasi merupakan suatu hal yang penting dalam menjual produk kepada
konsumen. Karena balik ke awal bahwasannya sebaga seorang wirausaha lebih
mementingkan kenyamanan pasien. Misalnya produk yang dijual ialah produk
kecantikan, untuk menjual produk tersebut tentunya kepada konsumen yang
membutuhkan kecantikan yaitu wanita karir bukan kepada anak-anak yang masih
berumur 10 tahun.
U : Mengerti
Mengerti akan
keadaan pasar yang akan dihadapi. Mengerti akan kenyamanan dan keinginan
konsemun terhadap suatu produk. Dan kreatif dalam setia produk baru yang
dikeluarkan yang sesuai dengan keinginan dan kenyamana serta kualitas dari
konsumen.
C : Koneksi
Sebuah koneksi
juga perlu dimiliki oleh seorang wirausaha. Karena dengan adanya koneksi akan
lebih mudah dalam hal promosi produk baru kepada konsumen lainnya. Dan juga
koneksi dapat digunakan ketika hendak membangun suatu kreativitas-kreativitas
baru untuk memunculkan suatu produk yang dibutuhkan dimasyarakat.
PART
II
3
DAYA ENTREPRENEURSHIP
By:
Mr. Pin Bakhtiar, MT. MM. CPM
Seorang entrepreneur atau wirausaha harus memiliki
beberapa sikap yang harus diterapkan ketik ia sedang menjalankan suatu usaha,
sikap tersebut antara lain:
1.
Inovatif
Seorang
wirausaha harus mendayagunakn pemikiran, kemampuan imajinasi, dan keahliannya
dalam menghasilkan produk baru baik terhadap dirinya sendiri maupun
lingkungannya. Berpikir inovatif sangat diperlukan oleh seorang wirausaha,
dimana ia kan menghasilkan solusi dan gagasan dari kekreativan nya mengenai
produk baru. Dimana hasil inovasi yang ia perbuat dapat menghasilkan produk
yang bermanfaat dan mementingkan kenyamanan konsumen terhadap barang tersebut,
2.
Proaktif
Seorang
wirausaha yang memiliki sikapp proaktif berarti bertanggung jawab atas perilak
sendiri baik dimasa lalu, masa kini, maupun masa mendatang. Bersikap proaktif
juga berarti mampu akan membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip
serta nilai-nilai yang berlaku yang berdasarkan komitmen awalnya.
3.
Agresif
Hal
ini biasanya juga dibutuhkan sebagai sikap seorang entrepreneur dalam memproduksi
produk baru dan juga memasarkannya.
4.
Kompetitif
Sikap
ini juga sangat penting. Karena entrepreneur harus memiliki sikap yang
kompetitif yaitu suatu sikap yang mampu dalam bersaing di industry pemasaran.
5.
Otonom
Yang
merupakan kelompok yang memiliki hak dan kekuasaan menentukan arah tindakannya
sendiri. Seorang entrepreneur penting memiliki sikap seperti ini, karena ia
tidak akan mendengarkan perkataan orang lain dan terlebih dahulu di cerna kata-katanya.
6.
Berani mengambil resiko ( entrepreneur orientation)
Setiap
hal yang dilakukan seorang wirausaha yang berhasil ialah mereka berani
mengambil resiko, mereka tidak takut akan resiko. Justru dengan mereka berani mengambil resiko,
mereka akan mampu mempertahankan komitmennya.
Komentar
Posting Komentar